Ini Dia 4 Model Motor Listrik Anak Sesuai yang Recommended

Motor listrik anak kini menjadi salah satu jenis mainan transportasi yang popularitasnya sedang naik. Bisa dikendarai untuk anak mulai usia 3 tahun. Model dan warna yang dijual di pasaran kini pun sangat beragam. Sehingga kadang membuat Anda bingung untuk memilih saat membeli. Berikut adalah daftar model motor listrik anak yang bisa Anda jadikan panduan :


1. Model Vespa Dan Skuter
Model ini adalah yang paling banyak diminati. Selain warna yang beragam, juga modelnya juga lebih familiar bagi anak. Karena banyak motor dengan orang dewasa memiliki model yang sama. Kelebihan dari model ini adalah dilengkapi dengan bagasi dan fitur musik agar anak tidak mudah bosan. Selain itu, model ini juga diperuntukkan bagi anak laki-laki atau perempuan (unisex).

2. Model ATV
Sebelum motor listrik anak menjadi tren, sudah ada mainan transportasi dengan model ATV. Kelebihannya adalah bentuk yang lebar sehingga cenderung lebih stabil saat digunakan. Beban maksimal yang bisa ditahan oleh model ATV bisa mencapai 55 kg dengan jarak tempuh maksimal adalah 17 km.

3. Model Motor Balap
Ini merupakan model yang cocok bagi anak Anda yang gemar menonton acara balap seperti moto GP. Kelebihan dari model ini adalah bisa melatih cengkeraman dan konsentrasi anak Anda, karena dilengkapi dengan gas tangan yang mirip dengan motor matic. Bahkan motor listrik anak ini ada yang diproduksi oleh pabrikan motor yang terkenal dengan kecepatannya.

4. Model Karakter Animasi
Anak Anda adalah penggemar karakter film atau kartun? Maka model ini merupakan pilihan yang tepat. Model ini merupakan modifikasi dari model skuter. Baik dengan menambahkan bentuk pada body motor listrik, maupun melalui gambar yang ditempel. Jenisnya pun beragam, ada hello kitty untuk anak perempuan, juga bentuk minion yang bisa digunakan anak laki-laki.

Pengalaman mengendarai mainan transportasi bergerak tentu akan menjadi pengalaman terbaik bagi anak Anda. Meskipun motor listrik anak telah didesain agar aman untuk digunakan, ada baiknya orang tua tetap mengawasi kegiatan mereka.